Kalo lagi menulis, kayanya ide mengalir begitu aja.

Kalau memutuskan untuk menulis, ide malah mampet.

Jadi inget teka-teki campur joke ini, mungkin Anda juga pernah dengar sebelumnya, namun pasti tidak orisinil lagi, karena sudah dirusak orisinalitasnya oleh otak saya:

 

** Story Starts **

Seorang Mbah yang menyerupai Mbah Surip memberikan teka-teki kepada cucu-cucunya yang menyerupai cucu Mbah Surip

Mbah tersebut bertanya seperti ini…

“Ada pohon yang dihinggapi oleh 5 ekor burung. Burung apa, terserah. Pokonya burung yang bisa terbang. Bukan burung yang lain. Burung itu tak gendong kemana-mana…tak gendong kemana-mana…”

Cucu 1: “……”

Cucu 2: ……keringet segede jagung di belakang kepala kaya film anime

Cucu 3: PERTANYAANNYA MANA?

EHEM….Inilah dia pertanyaannya

Ada pohon dihinggapi 5 ekor burung. Burung-burung tersebut memutuskan untuk terbang.

Pertanyaannya, berapa banyakkah burung tersisa di pohon tersebut?

Jawabannya berapa menurut Anda?

Mikir dulu 5 detik

5

4

3

2

1

Ya sambil Anda berpikir, cucu-cucu Mbah Surips menjawab

# cucu 1 – sisa 0

# cucu 2 – sisa 2

# cucu 3 – sisa 5

Wkwk…made it simple dan cepat saja, jawabannya adalah yang ke-3. Sisa 5. Kenapa sisa 5? Soalnya kelima burung itu MEMUTUSKAN untuk terbang. BARU MEMUTUSKAN.

 

MEMUTUSKAN tidak sama dengan MELAKUKAN

Tapi perlu sebuah KEPUTUSAN untuk MELAKUKAN sesuatu dengan baik

Terkadang, kita harus terjun langsung.

Terkadang kita harus langsung do some action

Ingat Saudara-Saudara! Terlalu banyak berpikir, malah tidak kemana-mana. Putuskan, dan lakukan! Merdeka! Merdeka!

Tuh kan, begitu menulis, eh tau-taunya jadi deh 1 blog lagi….

 

Fadlisynnwong – august 2009

One day after my best friend birthday, Leonardus Christian Purnama